Apabila pelanggan berminat, maka langkah-langkah berikut ini yang akan dilakukan meliputi :
1. Inspeksi
Melakukan Inspeksi pendahuluan dengan maksud untuk mengetahui :
- Jenis Hama apa saja yang ada.
- Apakah hama tersebut sudah cukup mengganggu.
- Sumber hama.
- Apakah sanitasinya memadai serta
- Apakah keberadaan hama tersebut dapat membahayakan kesehatan lingkungan.
2. Identifikasi Pest.
Berdasarkan hasil inspeksi awal atau permulaan, datanya dapat dipergunakan untuk menentukan :
- Jenis Pestisida serta formulasi yang tepat.
- Peralatan apa saja yang dibutuhkan.
- Cara treatment baik untuk celah, retakan dalam/luar ruangan dll.
- Apakah diperlukan metode atau cara lain selain menggunakan pestisida misalkan dengan umpan tipuan, sex feromon serta jenis-jenis attractan lainnya..
- Jenis serta jumlah alat monitoring yang diperlukan serta lokasi penempatannya.
3. Penanganan Secara Intedritas.
Penanganan yang mengacu terhadap keamanan lingkungan sekitar serta tidak mengganggu aktifitas manusia, dengan cara memakai peralatan mechanic dan alactrial system sehingga dapat mengurangu pemakaian bahan-bahan pesticida yang berbahaya.
4. Sanitasi.
Menjaga kebersihan lingkungan agar selalu bersih, hal tersebut berpengaruh terhadap berkurangnya tingkat populasi dan investasi.
5. reporting Area
Pembuatan laporan hasil dari setiap selesai dilakukan treatment, serta pembuatan maping area untuk mengetahui jumlah dan peletakan unit agar memudahkan pemantauan dilapangan serta dapat sebagai bahan untuk keperluan audit. Baik secara internal maupun external.
6. Solution Non Chemical.
Memberikan masukkan serta dampak pemakaian-pemakaian chemical berbahaya, dengan cara melakukan proteksi secara alamiah untuk pencegahan masuknya pest ke area tertentu.
7. Kepuasan Pelanggan
Memberikan hasil ang maksimal terhadap penanganan pest serta menjaga agar kondisi tetap aman dan terkendali dari gangguan faktor-faktor pest yang menggangu aktifitas manusia.
8. Keamanan Konsumen.
Dalam hal ini kami memberikan masukan-amsukan tentang pentingnya dari safety first untuk menjaga keselamatan kerja serta barang dan pengaruhnya terhadap pest, yang mana nantinya dapat menimbulkan kerugian baik secara material ataupun non material.
Dan untuk pelaksanaan dilapangan kami mengacu pada Standard Operasional Pekerjaan (SOP) serta untuk pemakaian chemical kami memakai chemical yang sudah ramah lingkungan dan disesuaikan dengan kondisi sekarang.